Kamis, 28 Mei, 2026
- Advertisment -
Google search engine

BPBD Kabupaten Probolinggo Salurkan Bantuan Rumah Ambruk di Kecamatan Besuk

PROBOLINGGO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo bergerak cepat melakukan asesmen dan menyalurkan bantuan logistik kepada korban rumah ambruk akibat hujan deras disertai angin kencang di Dusun Karanganyar RT 04 RW 02 Desa Matekan Kecamatan Besuk, Senin (25/5/2026).

Rumah milik Aswi dilaporkan ambruk setelah diterjang cuaca ekstrem pada Minggu (24/5/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Hujan deras dan angin kencang menyebabkan bangunan semi permanen tersebut roboh karena kondisi kayu penyangga yang sudah rapuh.

Dalam kegiatan itu, BPBD Kabupaten Probolinggo menyalurkan sejumlah bantuan logistik di antaranya paket kebersihan, terpal, sembako, paket sandang, selimut, lauk-pauk serta hygiene kit untuk memenuhi kebutuhan dasar korban.

Selain BPBD Kabupaten Probolinggo, kegiatan penanganan bencana tersebut juga melibatkan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Probolinggo, staf Kecamatan Besuk serta Pemerintah Desa Matekan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief mengatakan tim TRC PB BPBD langsung turun ke lokasi untuk melakukan asesmen sekaligus memberikan bantuan kepada korban terdampak.

“Begitu menerima laporan, tim kami langsung melakukan asesmen di lokasi sekaligus menyalurkan bantuan logistik untuk membantu kebutuhan sementara korban,” katanya.

Berdasarkan hasil asesmen jelas Oemar, rumah mengalami kerusakan dengan lebar sekitar 4 meter dan panjang 6 meter. Bangunan diketahui merupakan rumah semi permanen dengan kondisi material kayu yang sudah lapuk sehingga mudah roboh saat diterjang angin kencang.

Tim BPBD Kabupaten Probolinggo melakukan asesmen terhadap kondisi rumah roboh di Desa Matekan Kecamatan Besuk (foto: BPBD)

“Dari hasil asesmen, kondisi kayu bangunan memang sudah rapuh sehingga saat hujan deras dan angin kencang terjadi, bangunan tidak mampu bertahan,” ujarnya.

Menurut Oemar, bantuan tersebut merupakan bentuk respon cepat pemerintah daerah dalam penanganan bencana agar masyarakat terdampak dapat segera terbantu. “Kami berupaya memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bisa terpenuhi sementara waktu, terutama untuk perlindungan dan kebutuhan sehari-hari,” kata dia.

Oemar menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi, terutama bagi warga yang memiliki rumah dengan kondisi bangunan kurang kuat.

“Kami menghimbau masyarakat tetap waspada terhadap hujan deras dan angin kencang. Jika ada kondisi bangunan yang sudah rapuh sebaiknya segera dilakukan penguatan atau perbaikan untuk mengurangi risiko bencana,” katanya. (*)

Advertisementspot_img

Populer

Sekdaprov Jatim Tegaskan Perda PB Jadi Payung Besar Kolaborasi dan Mitigasi Risiko Bencana di Jatim

SURABAYA - Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2026...

DPK Sumenep Gelar Pembekalan Lomba Video Konten Literasi

SUMENEP - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Sumenep...
Advertisementspot_img

Terbaru

Sekdaprov Jatim Tegaskan Perda PB Jadi Payung Besar Kolaborasi dan Mitigasi Risiko Bencana di Jatim

SURABAYA - Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2026...

Bupati Bojonegoro Ajak Warga Perkuat Kepedulian Sosial di Momen Idul Adha 1447 H

Bojonegoro – Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah...

Lamongan Menjadi Daerah dengan Ketersediaan Sapi Terbesar di Jatim

LAMONGAN - Kabupaten Lamongan disebut sebagai daerah dengan ketersediaan...

Pemkab Pasuruan Gelar Pasar Murah di Terminal Wisata Pasrepan

PASURUAN - Terminal Wisata Pasrepan Kabupaten Pasuruan dipilih menjadi...

Pelestarian Bahasa Daerah, Kemendikdasmen Apresiasi Kabupaten Sumenep

SUMENEP - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menganugerahkan...

Terkait