SIDOARJO – Terus meningkatnya jumlah kunjungan kelompok usia dini ke Taman Edukasi Bencana direspons BPBD Jatim dengan berupaya meningkatkan kapasitas dan kompetensi pegawainya, utamanya dalam hal penguasaan ilmu pedagogi untuk anak-anak.
Karenanya, di awal pekan lalu, tepatnya, Senin (23/2/2026), BPBD Jatim menggelar Pelatihan Ilmu Pedagogi bagi para fasilitator edukasi bencana dan para pegawai di lingkungan BPBD Jatim.
Kegiatan yang digelar di area Taman Edukasi Bencana ini menghadirkan dua pemateri sekaligus, yakni; Ratna Eni Arunika (Psikolog yang juga penulis buku) dan Hamdiyatur Rohmah (Praktisi Pendidikan Surabaya).
Ketua Tim Pencegahan Bidang PK BPBD Jatim Dadang Iqwandy saat membuka pelatihan ini menyampaikan pentingnya penguasaan ilmu pedagogi guna melengkapi skill tim fasilitator dalam memberikan pelayanan kepada para siswa.
![]()
Dalam paparannya, Ratna Arunika menekankan pentingnya gaya komunikasi non verbal kepada anak-anak.
“Karena yang melekat dalam ingat ingatan anak-anak adalah ekspresi, mimik dan cara komunikasi kita kepada mereka,” terangnya.
Sementara, Hamdiyatur Rohmah, praktisi pendidikan Surabaya mengapresiasi semangat BPBD Jatim upaya meningkatkan kapasitas para pegawai guna mendukung pelayanan optimal kepada pengunjung Taman Edukasi Bencana.
Bagi dia, saat memberikan pelayanan kepada anak-anak, ketenangan hati yang harus disiapkan. Karena saat hati fasilitator gak tenang, akan berpengaruh terhadap anak didik.
“Tapi jempol dua untuk BPBD Jatim yang telah berinisiatif meningkatkan kualitas pelayanan Tenpina melalui pelatihan seperti ini,” ujarnya. (*)