Jumat, 10 April, 2026
- Advertisment -
Google search engine

Pelatihan Mitigasi Bencana Warnai Pondok Ramadan di MI Muhammadiyah Wonorejo-Lumajang

LUMAJANG – Semangat edukasi dan kepedulian terhadap keselamatan sejak dini mewarnai kegiatan Pondok Ramadan 1447 H bertema “Cahaya Ramadan” yang digelar di MI Muhammadiyah Dusun Krajan, Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Rabu (4/3/2026).

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, diselenggarakan Pelatihan Mitigasi Bencana bagi anak-anak sebagai upaya membangun generasi yang tangguh dan siap menghadapi kondisi darurat.

Kegiatan ini diikuti oleh murid-murid dari KB Aisyiyah, TK Al Hidayah, serta MI Muhammadiyah Wonorejo. Pelatihan berlangsung di aula dan halaman sekolah dengan suasana edukatif, interaktif, dan penuh antusiasme.

Materi mitigasi disampaikan dalam dua metode, yakni teori di dalam aula dan praktik simulasi langsung di halaman sekolah. Anak-anak dikenalkan langkah-langkah sederhana menghadapi situasi darurat seperti gempa bumi dan kebakaran, mulai dari cara melindungi diri, menjaga ketenangan, hingga mengikuti arahan evakuasi secara tertib.

Kepala MI Muhammadiyah Wonorejo, Ahmad Syaifudin, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari pembentukan karakter siswa yang tidak hanya unggul secara akademik dan spiritual, tetapi juga memiliki kesiapsiagaan dalam menghadapi risiko bencana.

“Melalui Pondok Ramadan bertema Cahaya Ramadan ini, kami ingin membentuk generasi yang tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga sigap dan tangguh dalam menghadapi kondisi darurat. Edukasi mitigasi bencana perlu ditanamkan sejak usia dini,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala TK Al Hidayah, Nurhayati Sudir, dan Kepala KB Aisyiyah, Tatik Wahyuning Tiyas, turut mengapresiasi kegiatan kolaboratif ini. Menurut mereka, pelatihan mitigasi memberikan pengalaman belajar nyata yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi anak-anak.

“Anak-anak belajar sambil praktik langsung. Ini menjadi pengalaman penting yang akan mereka ingat, sehingga ketika menghadapi situasi darurat, mereka tidak panik,” ungkap salah satu kepala lembaga pendidikan itu.

Antusiasme peserta terlihat jelas saat sesi simulasi berlangsung. Dengan pendampingan guru dan panitia, para siswa mengikuti instruksi dengan tertib dan penuh semangat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak memiliki bekal pengetahuan dasar tentang mitigasi bencana serta tumbuh menjadi generasi yang lebih sadar akan pentingnya keselamatan diri dan lingkungan.

Kehadiran pelatihan ini sekaligus menambah semarak dan nilai edukatif dalam rangkaian Pondok Ramadan 1447 H di lingkungan pendidikan Muhammadiyah Wonorejo, sejalan dengan upaya membentuk generasi berkarakter, beriman, dan tangguh. (*)

Advertisementspot_img

Populer

Lantik Kades PAW Laban, Bupati Yani Dorong Percepatan Infrastruktur dan Konektivitas Wilayah

GRESIK - Pemerintah Kabupaten Gresik secara resmi melantik Mujiani...

Masjid Ramah Pemudik Jadi Solusi Istirahat Saat Jalur Ketapang Macet

BANYUWANGI - Kemacetan panjang di lintas penyeberangan Ketapang–Gilimanuk masih...

Kali Kebo Sumberurip Bangkit, Ubah Kerentanan Bencana Jadi Kekuatan Wisata Berbasis Edukasi

LUMAJANG - Kawasan yang dahulu identik dengan ancaman erupsi...
Advertisementspot_img

Terbaru

Gubernur Khofifah Resmikan Gerha Majapahit dan GOR BPBD Jatim, Upaya Perkuat Logistik Kebencanaan Berbasis Sistem Digital FIFO

SIDOARJO - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan...

Kali Kebo Sumberurip Bangkit, Ubah Kerentanan Bencana Jadi Kekuatan Wisata Berbasis Edukasi

LUMAJANG - Kawasan yang dahulu identik dengan ancaman erupsi...

Martina Ayu Pratiwi, Penerima Award PWI Jatim 2026 Terpilih sebagai Atlet Terbaik Nasional

SURABAYA - Martina Ayu Pratiwi, atlet nasional cabang olahraga...

Hindari Risiko Konflik, Haji Khusus Diminta Gunakan Penerbangan Direct Flight

JAKARTA - Pemerintah mulai mengantisipasi dampak konflik Timur Tengah...

Terkait