Selasa, 14 Juli, 2026
- Advertisment -
Google search engine

Bupati Madiun Terima Kunjungan Menteri Lingkungan Hidup, Dorong Raih Adipura

MADIUN – Bupati Madiun Hari Wuryanto menerima kunjungan kerja Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Hanif Faisol Nurofiq di Pendopo Ronggo Djumeno, Caruban, Minggu (15/3/2026). Pertemuan itu membahas berbagai upaya penguatan pengelolaan sampah serta peluang Kabupaten Madiun meraih penghargaan Adipura.

Kunjungan itu juga dihadiri sejumlah pejabat Kementerian Lingkungan Hidup serta jajaran Pemerintah Kabupaten Madiun, mulai dari asisten hingga kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan apresiasi terhadap upaya pengelolaan sampah yang telah dilakukan Pemkab Madiun. Ia menilai nilai kelola sampah di Kabupaten Madiun tergolong cukup baik dibandingkan sejumlah daerah lain.

“Kabupaten Madiun memiliki nilai kelola sampah yang relatif tinggi. Kami berharap dengan kerja keras seluruh unsur di daerah ini, ke depan bisa menghadirkan Adipura untuk masyarakat Kabupaten Madiun,” ujar Hanif.

Menurutnya, upaya menciptakan lingkungan bersih merupakan kewajiban bersama. Hal tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Dasar yang menyebutkan setiap warga negara berhak mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat.

Hanif optimistis Kabupaten Madiun berpeluang besar meraih Adipura dalam waktu dekat jika upaya pengelolaan sampah terus ditingkatkan. Ia menegaskan, penghargaan tersebut bukan sekadar simbol, tetapi menjadi indikator penyelesaian persoalan sampah secara substansial, mulai dari hulu hingga hilir.

“Kalau melihat komitmen Bapak Bupati dan seluruh jajaran, Insya Allah tahun depan kita bisa menghadirkan Adipura bagi masyarakat Kabupaten Madiun,” katanya.

Kunjungan juga dihadiri sejumlah pejabat Kementerian Lingkungan Hidup serta jajaran Pemerintah Kabupaten Madiun hingga kepala organisasi perangkat daerah terkait

Dalam kunjungan itu, Menteri Lingkungan Hidup juga menjelaskan agenda pemantauan fasilitas umum selama masa arus mudik, sesuai arahan Presiden kepada jajaran kabinet untuk turun langsung ke lapangan.

Tim Kementerian Lingkungan Hidup dibagi menjadi dua kelompok untuk memantau kondisi lingkungan di sepanjang jalur mudik. Salah satu tim meninjau rest area di jalan tol, sementara tim lainnya memantau fasilitas umum di jalur non-tol seperti terminal dan stasiun.

Selain itu, pemerintah pusat juga tengah memerketat pengawasan pengelolaan sampah di berbagai fasilitas publik. Rest area di sepanjang tol, misalnya, diberi kewajiban menyelesaikan persoalan pengelolaan sampah dalam waktu tiga bulan.

Sementara itu, Bupati Madiun Hari Wuryanto menjelaskan, kunjungan Menteri Lingkungan Hidup bertujuan melihat langsung kondisi pengelolaan sampah di Kabupaten Madiun setelah meraih sertifikat Adipura.

“Pak Menteri ingin memastikan apakah kondisi pengelolaan sampah di Kabupaten Madiun sudah sesuai dengan yang diharapkan. Alhamdulillah tadi beliau melihat sepintas dan insyaallah sudah sesuai,” ujarnya.

Mas Hari Wur (sapaan akrab Bupati Madiun), berharap pada tahun mendatang Kabupaten Madiun dapat meningkatkan capaian dari sertifikat menjadi penghargaan Adipura. Menurutnya, pemerintah daerah telah melakukan berbagai langkah pengelolaan sampah sesuai regulasi, termasuk menyediakan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R) di setiap kecamatan serta meningkatkan fasilitas di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Selain itu, Pemkab Madiun juga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar melakukan pemilahan sampah sejak dari rumah tangga.

“Yang paling penting masyarakat memahami bahwa sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama,” kata dia.

Ia berharap partisipasi masyarakat dapat mendukung terwujudnya visi Kabupaten Madiun Bersahaja, yakni bersih, sehat, dan sejahtera.

Sebagai informasi, Pemerintah Kabupaten Madiun pada Februari lalu menorehkan prestasi dalam pengelolaan sampah. Pada Rapat Koordinasi Nasional Pengelolaan Sampah 2026 yang digelar Kementerian Lingkungan Hidup di Balai Kartini, Jakarta, Kabupaten Madiun meraih peringkat IV kinerja pengelolaan sampah kategori Bupati dan Walikota se-Jawa Timur.

Penghargaan itu diberikan kepada 35 kabupaten/kota di Indonesia yang dinilai memiliki capaian baik dalam pengelolaan sampah menuju kota bersih. Penghargaan berupa sertifikat dan plakat diterima Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Madiun Zahrowi. (*)

Advertisementspot_img

Populer

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Pemkab Mojokerto Salurkan 67 Paket Bantuan Sosial

MOJOKERTO - Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus berusaha meningkatkan taraf...

Langkah Mitigasi Pertanian Purwosari dan Sekitarnya, Pemkab Bojonegoro Normalisasi Kali Jambe

BOJONEGORO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Pekerjaan...

BPBD Kota Madiun Bekali ASN Keterampilan Water Rescue

MADIUN - Berbagai upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat...
Advertisementspot_img

Terbaru

Peringati 1 Muharram, Warga Kraksaan Wetan Gelar Santunan Anak Yatim

PROBOLINGGO - Warga RW 05 Kelurahan Kraksaan Wetan, Kecamatan...

Puncak Acara Bersih Desa Sogaten Meriah, Talenta Seni Lokal Tampil Memikat

MADIUN - Puncak pergelaran wayang kulit dalam rangka Bersih...

Efisiensi Biaya, Kemenhaj Berencana Pangkas Masa Tinggal Jemaah Haji Jadi 30 Hari

JAKARTA - Pemerintah berencana memangkas masa tinggal jemaah haji...

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Pemkab Mojokerto Salurkan 67 Paket Bantuan Sosial

MOJOKERTO - Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus berusaha meningkatkan taraf...

Cetak Mahasiswa Tangguh Bencana, BPBD Jombang Gelar Sosialisasi dan Simulasi Sigana di Itebis PGRI Dewantara

JOMBANG - Dalam upaya memperkuat budaya kesiapsiagaan di lingkungan...

Terkait