Jumat, 10 April, 2026
- Advertisment -
Google search engine

Kota Batu Resmi Gabung Proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik

KOTA BATU – Pemerintah Kota Batu resmi menjalin kerja sama lintas daerah dalam pengembangan sistem Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di kawasan Malang Raya. Langkah kolaboratif ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama yang dilakukan pada Maret 2026, sebagai solusi modern terhadap permasalahan sampah regional.

PSEL sendiri merupakan sistem pengolahan sampah mutakhir yang mengubah residu sampah menjadi sumber energi, termasuk energi listrik. Kebijakan ini sejalan dengan arahan pemerintah pusat untuk mendorong pengembangan energi terbarukan yang berkelanjutan.

Dalam proyek ini, Kota Batu mengambil peran sebagai daerah pendukung pasokan sampah. Berdasarkan data teknis, kontribusi sampah harian yang akan diolah dalam skema ini meliputi Kabupaten Malang: 600 ton/hari, Kota Malang: 500 ton/hari, Kota Batu: 38,09 ton/hari. Total Kapasitas: 1.138,9 ton/hari. Angka-angka itu dinilai telah memenuhi ambang batas skema kolaboratif yang dibutuhkan untuk pengembangan PSEL skala regional.

Pembangunan fasilitas PSEL Malang Raya direncanakan berlokasi di Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Sebelumnya, TPA Supit Urang di Kota Malang sempat masuk dalam pembahasan awal sebagai lokasi potensial, namun perkembangan terbaru memastikan titik pembangunan diarahkan ke wilayah Pakis. Sinergi antarwilayah ini diharapkan dapat menjawab tantangan pengelolaan sampah secara lebih terintegrasi dibandingkan dengan metode konvensional.

Keterlibatan Kota Batu dalam proyek PSEL ini bukan tanpa alasan. Ada empat poin utama mengapa proyek ini menjadi sangat krusial bagi kota wisata tersebut:
1.    Solusi Jangka Panjang: Menyediakan kepastian pengelolaan sampah dalam jangka waktu lama.
2.    Sinergi Regional: Memerkuat hubungan kerja sama antara tiga wilayah di Malang Raya.
3.    Energi Terbarukan: Mendorong transformasi sampah dari masalah menjadi sumber energi yang bermanfaat.
4.    Lingkungan Berkelanjutan: Menjadi langkah konkret menuju lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan bagi masyarakat.

“Dari persoalan sampah, menjadi potensi energi masa depan. PSEL Malang Raya adalah langkah kolaboratif di mana Kota Batu menjadi bagian penting di dalamnya,” ujar Heli Suyanto, Wakil Walikota Batu. (*)

Advertisementspot_img

Populer

Rakor Kesiapsiagaan dan Strategi Mitigasi Bencana, Langkah Antisipatif Semua Pihak

SURABAYA - Guna memerkuat sinergi lintas sektor dalam meningkatkan kesiapsiagaan...

Antisipasi Krisis Kawasan, Arab Saudi Bikin “Ruang Operasi” Khusus untuk Jemaah Haji-Umrah

MAKKAH - Pemerintah Arab Saudi memerkuat layanan bagi jemaah luar...

Pemkot Probolinggo Bekali Fisik dan Spiritual Calon Jemaah Haji 1447 H

PROBOLINGGO - Pemerintah Kota Probolinggo menggelar kegiatan Napak Tilas...
Advertisementspot_img

Terbaru

Kali Kebo Sumberurip Bangkit, Ubah Kerentanan Bencana Jadi Kekuatan Wisata Berbasis Edukasi

LUMAJANG - Kawasan yang dahulu identik dengan ancaman erupsi...

Martina Ayu Pratiwi, Penerima Award PWI Jatim 2026 Terpilih sebagai Atlet Terbaik Nasional

SURABAYA - Martina Ayu Pratiwi, atlet nasional cabang olahraga...

Hindari Risiko Konflik, Haji Khusus Diminta Gunakan Penerbangan Direct Flight

JAKARTA - Pemerintah mulai mengantisipasi dampak konflik Timur Tengah...

Jatim Siaga Darurat Puncak Kemarau, Karhutla dan Kekeringan Jadi Fokus Utama

SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan...

Terkait