Rabu, 29 April, 2026
- Advertisment -
Google search engine

Tanggul Jalan di Sawahan Longsor, BPBD Nganjuk Tetapkan Status Potensi Darurat

NGANJUK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) bergerak cepat melakukan kaji cepat (assessment) terhadap kejadian tanah longsor di Dusun Gedangklutuk, Desa Sawahan, Kecamatan Sawahan, Selasa (28/4/2026).

Longsor yang dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi itu mengakibatkan ambrolnya tanggul penahan tanah pada akses jalan penghubung antar dusun. Dari hasil assessment di lapangan, ditemukan dua titik longsoran dengan panjang masing-masing sekitar 8 meter. Struktur tanah di lokasi dilaporkan masih dalam kondisi labil, sehingga berpotensi memicu longsor susulan apabila curah hujan kembali meningkat.

Informasi kejadian pertama kali diterima BPBD pada Senin (27/4/2026) melalui laporan resmi dari Pemerintah Desa Sawahan. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim BPBD langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan koordinasi lintas sektor, survei lapangan, serta pendataan terhadap kondisi infrastruktur dan potensi dampak lanjutan.

Selain melakukan assessment, petugas juga memberikan edukasi singkat kepada warga sekitar terkait tanda-tanda awal pergerakan tanah, seperti munculnya retakan di permukaan tanah, pohon atau tiang yang mulai miring, serta perubahan aliran air. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari mitigasi risiko bencana berbasis masyarakat.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Nganjuk, Sutomo, menegaskan, kondisi saat ini masih memerlukan kewaspadaan tinggi meskipun tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian material yang signifikan.

“Kami menetapkan status potensi darurat karena kondisi tanah masih labil dan berisiko terjadi longsor susulan. Masyarakat kami minta tetap waspada, terutama saat hujan deras, dan menghindari aktivitas di sekitar lokasi terdampak,” kata Sutomo.

Ambrolnya tanggul jalan antar Dusun picu dua titik longsor

Lebih lanjut, dia menambahkan, BPBD telah merekomendasikan sejumlah langkah penanganan. Dalam jangka pendek, diperlukan pemasangan bronjong untuk menahan pergerakan tanah dan mencegah perluasan longsor. Sementara itu, untuk solusi jangka panjang, pembangunan talud permanen dinilai menjadi opsi strategis guna memperkuat struktur tanah dan melindungi akses jalan vital bagi warga.

“Koordinasi dengan perangkat daerah terkait terus kami lakukan agar penanganan dapat segera direalisasikan, baik untuk langkah darurat maupun penanganan permanen,” imbuhnya.

Hingga saat ini, BPBD Kabupaten Nganjuk bersama pemerintah desa dan unsur terkait masih melakukan pemantauan intensif di lokasi kejadian. Monitoring dilakukan secara berkala, terutama saat dan setelah hujan turun, guna mengantisipasi perkembangan kondisi tanah.

BPBD juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dengan tidak berada di area rawan longsor saat hujan lebat, serta segera melaporkan kepada pemerintah setempat atau BPBD apabila menemukan indikasi pergerakan tanah.

Dengan langkah cepat dan sinergi antar pihak, diharapkan potensi risiko bencana dapat diminimalisir serta keselamatan masyarakat tetap terjaga. (*)

Advertisementspot_img

Populer

Apel Kesiapsiagaan Bencana, BPBD Magetan Tekankan Pentingnya Mitigasi

MAGETAN - Dalam rangka memeringati Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB)...

Pemkab Bangkalan Dorong UMKM Tembus Pasar Regional melalui Kurasi Produk dan Kemitraan Strategis

BANGKALAN - Pemerintah Kabupaten Bangkalan terus memerkuat daya saing pelaku...

Pelatihan Eco Enzim Dorong Warga Purwotengah Kelola Sampah dari Rumah

MOJOKERTO - Upaya pengurangan sampah dari sumbernya terus digencarkan...
Advertisementspot_img

Terbaru

Aturan Akses Makkah Diperketat, Jemaah Haji Diminta Tak Bepergian Sendirian

MAKKAH - Pemerintah Arab Saudi mulai memerketat aturan akses masuk...

Tradisi Longkangan, Kearifan Lokal Warga Senepo-Ponorogo Jaga Kelestarian Alam

PONOROGO - Belik Wonorejo mendapatkan perlakuan khusus. Warga Desa...

Pelatihan Eco Enzim Dorong Warga Purwotengah Kelola Sampah dari Rumah

MOJOKERTO - Upaya pengurangan sampah dari sumbernya terus digencarkan...

Warga Saudi dan Negara Teluk Masih Boleh Umrah hingga 3 Mei, Meski Tanpa Izin Haji

MAKKAH - Pemerintah Arab Saudi memberi kelonggaran bagi warga negaranya...

Apel Kesiapsiagaan Bencana, BPBD Magetan Tekankan Pentingnya Mitigasi

MAGETAN - Dalam rangka memeringati Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB)...

Terkait