Selasa, 14 Juli, 2026
- Advertisment -
Google search engine

Tim TKP2MO Intensifkan Pengawasan Produk Makanan di Tiga Swalayan Modern di Kota Blitar

KOTA BLITAR – Menjelang perayaan Idul Fitri 2026, Pemerintah Kota Blitar melalui Tim Koordinasi Pembinaan dan Pengawasan Makanan dan Obat (TKP2MO) melakukan inspeksi terhadap produk makanan dan obat di sejumlah swalayan modern di Kota Blitar, Kamis (12/3/2026).

Kegiatan ini menyasar tiga swalayan modern di kawasan Jl Ahmad Yani, Jl Merdeka, dan Jl TGP. Langkah itu dilakukan sebagai upaya pemerintah daerah memastikan produk makanan dan minuman yang beredar tetap aman dikonsumsi masyarakat, khususnya menjelang Lebaran.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Kota Blitar, Endang Purwono mengatakan, kegiatan inspeksi merupakan agenda rutin yang dilakukan pemerintah sebagai bentuk perlindungan terhadap konsumen. Dalam pemeriksaan tersebut, tim masih menemukan produk makanan ringan yang label kemasannya belum tercantum secara jelas, seperti pada produk permen yang ditemui di lokasi. Temuan tersebut langsung disampaikan ke pihak pengelola swalayan agar segera dilakukan perbaikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Bila ada temuan biasanya langsung kita lakukan pembinaan di tempat agar memperbaiki hal yang menjadi perhatian baik pada pengelola atau petugas karyawan,” ungkapnya.

Dalam pemantauan, Endang mengapresiasi pengelolaan produk di sejumlah swalayan yang sudah menata barang berdasarkan masa kedaluwarsa. Produk yang mendekati masa kadaluarsa diberi penanda khusus, agar konsumen dapat mengetahui dan segera mengonsumsinya.

Meski demikian, tim juga mengingatkan pengelola swalayan terkait penyimpanan produk frozen food. Produk beku diharapkan ditempatkan pada etalase pendingin dengan suhu yang terjaga dan dilengkapi pengatur temperatur agar kualitasnya tetap terjamin.

“Dari pemantauan hari ini penataan produk sudah dikelompokkan dengan baik. Produk yang masa kadaluarsanya kurang dari satu bulan sudah diberi imbauan kepada konsumen, namun sedikit catatan untuk produk frozen diharapkan ditempatkan di etalase pendingin dengan suhu sekitar 0 hingga minus 2 derajat celcius agar kualitasnya tetap terjaga,” ujarnya.

Meski mayoritas produk yang diperiksa menunjukkan kondisi aman dan layak dikonsumsi, Endang tetap mengimbau masyarakat untuk lebih teliti saat membeli makanan dan minuman dengan menerapkan prinsip Cek KLIK, yaitu memastikan Kemasan, Label, Izin edar, dan Kadaluarsa dari produk yang akan dibeli. (*)

Advertisementspot_img

Populer

BPBD Jombang Laksanakan Inspeksi Sistem Proteksi Kebakaran di Tiga Puskesmas

JOMBANG - BPBD Kabupaten Jombang melalui Tim Inspektur Pemadam...

Langkah Mitigasi Pertanian Purwosari dan Sekitarnya, Pemkab Bojonegoro Normalisasi Kali Jambe

BOJONEGORO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Pekerjaan...

BPBD Lumajang Salurkan Bantuan Air Bersih ke Wilayah Terdampak Kekeringan

LUMAJANG - Saat musim kemarau mulai mengurangi ketersediaan sumber...
Advertisementspot_img

Terbaru

Peringati 1 Muharram, Warga Kraksaan Wetan Gelar Santunan Anak Yatim

PROBOLINGGO - Warga RW 05 Kelurahan Kraksaan Wetan, Kecamatan...

Puncak Acara Bersih Desa Sogaten Meriah, Talenta Seni Lokal Tampil Memikat

MADIUN - Puncak pergelaran wayang kulit dalam rangka Bersih...

Efisiensi Biaya, Kemenhaj Berencana Pangkas Masa Tinggal Jemaah Haji Jadi 30 Hari

JAKARTA - Pemerintah berencana memangkas masa tinggal jemaah haji...

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Pemkab Mojokerto Salurkan 67 Paket Bantuan Sosial

MOJOKERTO - Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus berusaha meningkatkan taraf...

Cetak Mahasiswa Tangguh Bencana, BPBD Jombang Gelar Sosialisasi dan Simulasi Sigana di Itebis PGRI Dewantara

JOMBANG - Dalam upaya memperkuat budaya kesiapsiagaan di lingkungan...

Terkait