Selasa, 14 Juli, 2026
- Advertisment -
Google search engine

Delapan Proyek Strategis Tahun 2026, Pemkab Bojonegoro Siapkan Anggaran Capai Rp 175,3 Miliar

BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro merencanakan beberapa proyek strategis Tahun 2026 yang dampaknya diharapkan langsung bisa dirasakan masyarakat.

Proyek Strategis Daerah (PSD) tersebut dianggarkan Rp175 miliar dengan fokus pada penguatan infrastruktur perdagangan, revitalisasi ruang publik, serta peningkatan aksesibilitas wilayah.

Penetapan PSD ini menimbang adanya isu strategis daerah yang berdampak luas terhadap masyarakat dan perekonomian. Serta sinkronisasi kebijakan daerah dengan kebijakan nasional dan provinsi.

Dalam SK Bupati Bojonegoro Nomor 188/101/KEP/412.013/2026 yang ditetapkan 12 Maret 2026, terkait Proyek Strategis Kabupaten Bojonegoro Tahun 2026. Ada delapan (8) PSD, meliputi :

1. Pembangunan Pasar Kota Bojonegoro, anggaran Rp 80,036 miliar,
2. Penataan Alun-alun Bojonegoro, anggaran Rp 28 miliar
3. Pelebaran Jalan Purwosari-Glagah, anggaran Rp 21,258 miliar
4. Rekonstruksi Jalan Ngambon-Bobol, anggaran Rp 15,957 miliar
5. Penggantian Jembatan Mojorejo-Tapelan (Ruas No. 141) Kecamatan Ngraho 2026, anggaran Rp 15,110 miliar
6. Rehabilitasi Masjid Jami’ Darussalam Bojonegoro, anggaran Rp 7,852 miliar
7. Pembangunan Pelindung Tebing Sungai/Kali Desa Hargomulyo Kecamatan Kedewan, anggaran Rp 4,059 miliar
8.  Pembangunan Pelindung Tebing Sungai/Kali Desa Ngaglik Kecamatan Kasiman, anggaran Rp 3,1 miliar.

PSD ini merupakan komitmen pemerintah dalam memercepat pemulihan ekonomi melalui penyediaan fasilitas publik yang representatif dan infrastruktur yang mantap.

“Pertimbangan PSD ini ada beberapa faktor meliputi bernilai anggaran besar dan berdampak strategi bagi masyarakat, memiliki kompleksitas tinggi, tercantum dalam dokumen perencanaan daerah di antaranya RPJMD, RKPD, dan APBD. Serta memerlukan pengawasan khusus APIP, UKPBJ, dan KPK,” kata Bupati Bojonegoro Setyo Wahono.

Bupati juga mengimbau pada seluruh OPD terkait segera melakukan percepatan proses administrasi agar pelaksanaan fisik dapat dimulai tepat waktu. Sebab PSD bermanfaat langsung untuk warga dalam bentuk fasilitas yang berkualitas.

Dengan proyek-proyek strategis ini, Pemkab Bojonegoro optimis pertumbuhan ekonomi daerah akan semakin meningkat seiring dengan meratanya pembangunan di berbagai sektor. (*)

Advertisementspot_img

Populer

Peringati 1 Muharram, Warga Kraksaan Wetan Gelar Santunan Anak Yatim

PROBOLINGGO - Warga RW 05 Kelurahan Kraksaan Wetan, Kecamatan...

Puncak Acara Bersih Desa Sogaten Meriah, Talenta Seni Lokal Tampil Memikat

MADIUN - Puncak pergelaran wayang kulit dalam rangka Bersih...

BPBD Jombang Laksanakan Inspeksi Sistem Proteksi Kebakaran di Tiga Puskesmas

JOMBANG - BPBD Kabupaten Jombang melalui Tim Inspektur Pemadam...
Advertisementspot_img

Terbaru

Peringati 1 Muharram, Warga Kraksaan Wetan Gelar Santunan Anak Yatim

PROBOLINGGO - Warga RW 05 Kelurahan Kraksaan Wetan, Kecamatan...

Puncak Acara Bersih Desa Sogaten Meriah, Talenta Seni Lokal Tampil Memikat

MADIUN - Puncak pergelaran wayang kulit dalam rangka Bersih...

Efisiensi Biaya, Kemenhaj Berencana Pangkas Masa Tinggal Jemaah Haji Jadi 30 Hari

JAKARTA - Pemerintah berencana memangkas masa tinggal jemaah haji...

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Pemkab Mojokerto Salurkan 67 Paket Bantuan Sosial

MOJOKERTO - Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus berusaha meningkatkan taraf...

Cetak Mahasiswa Tangguh Bencana, BPBD Jombang Gelar Sosialisasi dan Simulasi Sigana di Itebis PGRI Dewantara

JOMBANG - Dalam upaya memperkuat budaya kesiapsiagaan di lingkungan...

Terkait