Kamis, 28 Mei, 2026
- Advertisment -
Google search engine

Audiensi dengan UB, Bupati Malang Dorong Proyek Pengolahan Sampah Jadi Energi

Audiensi Bupati Malang Drs HM Sanusi, MM, dengan Universitas Brawijaya yang diterima Rektor UB Prof Widodo, SSi., MSi., PhD.Med.Sc., Jumat (6/3/2026)

MALANG – Bupati Malang Drs HM Sanusi, MM, beraudiensi dengan Universitas Brawijaya (UB) tentang Incenerator Waste To Energy, yang diterima Rektor Universitas Brawijaya Prof Widodo, SSi., MSi., PhD.Med.Sc., di ruang Rektor Lantai 6 Universitas Brawijaya, Jumat (6/3/2026).

Tampak hadir para civitas akademika Universitas Brawijaya dan jajaran Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Malang Terkait.

Proyek Waste of Energy (WTE) atau proyek yang bertujuan mengubah sampah (limbah) menjadi energi yang saat ini tengah dibidik oleh Danantara Indonesia masih memerlukan perhitungan detail. Utamanya terkait dengan proyek waste of energy menjadi energi listrik. Maka inovasi pengolahan sampah menjadi sumber energi dianggap sebagai keputusan yang tepat dan berdampak baik.

Kabupaten Malang memiliki banyak potensi yang terus dikembangkan. Saat ini Pemerintah Kabupaten Malang juga tengah menjalankan program dari Presiden, yaitu ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).

“Program ini merupakan inisiatif nasional yang digagas pemerintah dan didukung oleh berbagai lembaga, seperti Polri serta pemerintah daerah, untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan melalui pengelolaan sampah, penghijauan, serta penerapan pola hidup sehat,” ujar Bupati Malang.

Seiring dengan berbagai program pembangunan yang berjalan, sejumlah menteri juga telah melaksanakan program di Kabupaten Malang. Saat ini, Universitas Brawijaya turut menjajaki kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Malang dalam pengembangan dan pengelolaan sampah, sebagai upaya bersama untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.

“Ke depan, apabila lokasi untuk pembangunan insinerator sudah ditentukan dan seluruh persiapan teknis maupun administrasi telah siap, maka kami dari Pemerintah Kabupaten Malang siap untuk menjalin kerja sama ini. Kami berharap kolaborasi ini dapat menjadi langkah konkret dalam mengatasi persoalan pengelolaan sampah di Kabupaten Malang dan sekitar Universitas Brawijaya, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ungkapnya.

Selaras dengan Peraturan Presiden No. 109/2025, penetapan ini merupakan bagian dari program WtE/PSEL Danantara Indonesia yang bertujuan untuk mengatasi permasalahan sampah dengan memperkuat pengelolaan sampah perkotaan, mengurangi ketergantungan pada pembuangan ke TPA, serta mendukung pembangkit energi yang berkelanjutan. *

Advertisementspot_img

Populer

Lamongan Menjadi Daerah dengan Ketersediaan Sapi Terbesar di Jatim

LAMONGAN - Kabupaten Lamongan disebut sebagai daerah dengan ketersediaan...

Kemenhaj Ingatkan Hindari Jalur Tak Resmi, 100 Ribu Lebih Jemaah Haji Indonesia Telah Tunaikan Dam

MAKKAH - Sebanyak 100.268 jemaah haji Indonesia tercatat telah menuntaskan...

Sekdaprov Jatim Tegaskan Perda PB Jadi Payung Besar Kolaborasi dan Mitigasi Risiko Bencana di Jatim

SURABAYA - Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2026...
Advertisementspot_img

Terbaru

Sekdaprov Jatim Tegaskan Perda PB Jadi Payung Besar Kolaborasi dan Mitigasi Risiko Bencana di Jatim

SURABAYA - Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2026...

Bupati Bojonegoro Ajak Warga Perkuat Kepedulian Sosial di Momen Idul Adha 1447 H

Bojonegoro – Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah...

Lamongan Menjadi Daerah dengan Ketersediaan Sapi Terbesar di Jatim

LAMONGAN - Kabupaten Lamongan disebut sebagai daerah dengan ketersediaan...

Pemkab Pasuruan Gelar Pasar Murah di Terminal Wisata Pasrepan

PASURUAN - Terminal Wisata Pasrepan Kabupaten Pasuruan dipilih menjadi...

Pelestarian Bahasa Daerah, Kemendikdasmen Apresiasi Kabupaten Sumenep

SUMENEP - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menganugerahkan...

Terkait