
KOTA BLITAR – Pemerintah Kota Blitar menerima bantuan 200 unit becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN). Penyerahan dilakukan di halaman Kantor Walikota Blitar, Jumat (6/3/2026) sebagai bentuk kepedulian terhadap para pengemudi becak lanjut usia agar tetap produktif dan sejahtera.
Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha YGSN, Mayjen TNI (Purn) Firman Dahlan menjelaskan, program becak listrik merupakan gagasan yang telah dirancang Presiden Prabowo bahkan sebelum menjabat sebagai presiden. Program ini ditujukan untuk membantu para pengemudi becak berusia lanjut yang selama ini menghadapi keterbatasan fisik dalam menarik becak secara manual.
Ia menambahkan, 200 unit becak listrik yang diserahkan di Kota Blitar diproduksi oleh PT Pindad dan berasal dari dana pribadi Presiden Prabowo dengan total anggaran sekitar Rp4,4 miliar atau senilai Rp 22 juta per unit.
“Program ini telah dicanangkan Pak Prabowo sebelum menjabat sebagai presiden dengan harapan bisa meringankan beban para pengemudi becak yang berusia lanjut, khususnya usia 55 tahun ke atas. Dengan becak listrik ini diharapkan penghasilan mereka bisa meningkat karena tetap mampu bersaing dengan moda transportasi lainnya. Penyerahan ini kami lakukan secara bertahap di berbagai daerah,” ungkapnya.
Walikota Blitar, Syauqul Muhibbin, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat kecil di daerah, khususnya para pengayuh becak yang sebagian besar telah berusia lanjut. Ia berharap bantuan tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan para pengemudi becak sekaligus memberikan semangat baru dalam menjalankan aktivitas ekonomi sehari-hari.
“Kami telah menerima penyerahan becak listrik dari Pak Prabowo melalui YGSN, sehingga kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden atas kepeduliannya terhadap warga Kota Blitar, utamanya para pengayuh becak yang berusia lanjut. Kami berharap para tukang becak bisa semakin sejahtera dengan adanya bantuan ini,” ujarnya.
Salah satu penerima bantuan, Kasian yang telah berusia 88 Tahun mengaku terharu dan bersyukur atas perhatian yang diberikan pemerintah pusat. Ia mengatakan becak listrik tersebut akan menggantikan becak lamanya yang telah lama digunakan untuk mencari nafkah.
“Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo atas bantuan becak listrik ini. Becak saya yang lama sudah berat untuk narik, karena sudah tua ngayuh juga berat. Alhamdulilah ada becak listrik ini, sangat terbantu sekali semoga pak Prabowo sehat selalu,” kata dia.
Program bantuan becak listrik ini diharapkan menjadi solusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan pengemudi becak lansia, sekaligus menjaga keberadaan becak sebagai transportasi tradisional yang tetap ramah lingkungan di berbagai daerah. *
