Jumat, 10 April, 2026
- Advertisment -
Google search engine

Isi Ramadan dengan Edukasi, BPBD Nganjuk Gelar Simulasi Bencana di MTs Aisyiyah 1

Lewat program “Ramadhan My Home” para siswa diajak mengenal jalur evakuasi dan titik kumpul aman

NGANJUK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk terus meningkatkan edukasi kesiapsiagaan bencana kepada generasi muda. Kali ini, kegiatan sosialisasi digelar di MTs Aisyiyah 1 Nganjuk dalam rangka program Ramadhan My Home (MadHome), Kamis (5/3/2026) lalu.

Kegiatan diikuti para siswa kelas VII hingga IX yang tampak antusias mengikuti berbagai materi yang disampaikan oleh tim BPBD. Tidak hanya mendapatkan penjelasan mengenai jenis-jenis bencana, para siswa juga diajak mempraktikkan langsung simulasi evakuasi mandiri saat terjadi gempa bumi.

Acara dibuka oleh Erwin Naharuddin, selaku Analis Kebijakan Ahli Muda BPBD Kabupaten Nganjuk. Dia menekankan pentingnya menanamkan pemahaman kesiapsiagaan bencana sejak usia dini, khususnya di lingkungan sekolah.

“Bencana memang tidak bisa diprediksi kapan datangnya. Namun, kesiapsiagaan dapat dilatih sejak dini agar ketika situasi darurat terjadi, kita tidak panik dan mampu mengambil langkah yang tepat untuk menyelamatkan diri,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, para siswa mendapatkan materi mengenai siaga bencana di sekolah, mulai dari mengenali potensi bencana di sekitar lingkungan, memahami jalur evakuasi, hingga mengetahui titik kumpul aman saat kondisi darurat.

Siswa juga diajak mempraktikkan langsung simulasi evakuasi mandiri saat terjadi gempa bumi

Suasana semakin interaktif ketika para siswa aktif bertanya dan berdiskusi dengan tim BPBD terkait langkah-langkah penyelamatan diri.

Selain pemaparan materi, simulasi evakuasi gempa bumi juga menjadi bagian penting dari kegiatan tersebut. Melalui simulasi ini, siswa diajak memahami tindakan yang harus dilakukan saat terjadi guncangan, seperti berlindung di tempat aman, menjaga ketenangan, serta mengikuti jalur evakuasi menuju titik kumpul.

Menurut pihak BPBD, kegiatan edukasi seperti ini bertujuan untuk membangun budaya sadar bencana di kalangan pelajar. Dengan bekal pengetahuan yang memadai, diharapkan para siswa dapat menjadi lebih sigap dan tidak panik ketika menghadapi situasi darurat.

BPBD Kabupaten Nganjuk juga mengimbau masyarakat, khususnya pelajar, untuk selalu mengenali potensi bencana di lingkungan sekitar, memahami jalur evakuasi, serta tetap tenang saat terjadi keadaan darurat.

Melalui kegiatan edukasi ini, diharapkan para siswa tidak hanya memahami teori kesiapsiagaan bencana, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari demi meningkatkan keselamatan diri dan lingkungan sekitar.

“Salam Tangguh, Salam Kemanusiaan,” menjadi semangat yang terus digaungkan BPBD Nganjuk dalam membangun masyarakat yang tangguh menghadapi bencana. *

Advertisementspot_img

Populer

Poktan Masa Baru Manfaatkan Eceng Gondok sebagai Pembenah Tanah Alami

Poktan Masa Baru Manfaatkan Eceng Gondok sebagai Pembenah Tanah...

Pemkot Probolinggo Bekali Fisik dan Spiritual Calon Jemaah Haji 1447 H

PROBOLINGGO - Pemerintah Kota Probolinggo menggelar kegiatan Napak Tilas...

Kota Batu Resmi Gabung Proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik

KOTA BATU - Pemerintah Kota Batu resmi menjalin kerja...
Advertisementspot_img

Terbaru

Gubernur Khofifah Resmikan Gerha Majapahit dan GOR BPBD Jatim, Upaya Perkuat Logistik Kebencanaan Berbasis Sistem Digital FIFO

SIDOARJO - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan...

Kali Kebo Sumberurip Bangkit, Ubah Kerentanan Bencana Jadi Kekuatan Wisata Berbasis Edukasi

LUMAJANG - Kawasan yang dahulu identik dengan ancaman erupsi...

Martina Ayu Pratiwi, Penerima Award PWI Jatim 2026 Terpilih sebagai Atlet Terbaik Nasional

SURABAYA - Martina Ayu Pratiwi, atlet nasional cabang olahraga...

Hindari Risiko Konflik, Haji Khusus Diminta Gunakan Penerbangan Direct Flight

JAKARTA - Pemerintah mulai mengantisipasi dampak konflik Timur Tengah...

Terkait