PROBOLINGGO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo bergerak cepat menangani plengsengan di ruas jalan Pesawahan – Tiris. Penanganan ini dilakukan sebagai upaya mencegah terputusnya akses utama masyarakat setelah sebelumnya ruas Jalan Manggisan–Tiris mengalami kerusakan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief mengatakan saat ini ruas jalan Pesawahan – Tiris menjadi satu-satunya jalur penghubung dari Kecamatan Tiris menuju wilayah Kabupaten Probolinggo setelah putusnya ruas Jalan Manggisan–Tiris.
Menurutnya, apabila plengsengan di ruas tersebut tidak segera ditangani, dikhawatirkan akan menimbulkan dampak lebih besar, terutama terhadap aktivitas perekonomian masyarakat.
“Oleh karena itu kami bersama Dinas PUPR segera melakukan penanganan plengsengan di ruas jalan Pesawahan – Tiris dengan penguatan menggunakan bronjong. Upaya ini diharapkan dapat memerkokoh dan meningkatkan daya dukung badan jalan sehingga tidak sampai terputus seperti ruas Manggisan–Tiris,” ujarnya.
Oemar menambahkan kerusakan infrastruktur jalan tersebut memang sudah berdampak pada mobilitas warga. Masyarakat harus menempuh jarak yang lebih jauh karena harus memutar untuk mencapai wilayah Kabupaten Probolinggo.
“Memang sudah ada dampaknya karena masyarakat harus memutar dengan jarak yang cukup jauh. Karena itu kami berupaya agar ruas jalan Pesawahan – Tiris tetap aman dilalui sehingga dampaknya terhadap aktivitas masyarakat dan perekonomian tidak semakin besar,” kata dia. (*)
