Jumat, 10 April, 2026
- Advertisment -
Google search engine

Dinas PUPR Nganjuk Normalisasi Saluran Sekunder KW 23 untuk Dukung Produktivitas Pertanian

NGANJUK – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Nganjuk terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga infrastruktur pengairan demi mendukung sektor pertanian.

Melalui tim Unit Reaksi Cepat (URC) Jogotirto UPTD PSDA Mrican Kiri, dilakukan aksi nyata pembersihan sampah dan sedimentasi di Saluran Sekunder KW 23, Desa Sambirejo, Kecamatan Tanjunganom, Rabu (25/03/2026) lalu.

Langkah ini diambil sebagai respons cepat terhadap kondisi saluran yang mulai tersumbat oleh tumpukan sampah plastik, ranting pohon, dan endapan lumpur. Jika dibiarkan, penyumbatan ini dikhawatirkan akan menghambat distribusi air ke lahan persawahan serta memicu banjir lokal di pemukiman warga.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Nganjuk, melalui Kepala Bidang Pengairan Rusdi Gunawan, menjelaskan, penerjunan tim URC Jogotirto bertujuan mengembalikan fungsi optimal saluran irigasi.

“Pembersihan ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi optimal saluran irigasi sebagai penunjang utama sektor pertanian. Dengan aliran air yang lancar, diharapkan distribusi air ke lahan pertanian masyarakat dapat berjalan maksimal,” ujar Rusdi.

Selain untuk kepentingan irigasi, Rusdi menambahkan bahwa normalisasi ini merupakan langkah preventif menghadapi cuaca ekstrem. Saluran yang bersih akan memiliki kapasitas maksimal dalam menampung dan mengalirkan debit air saat intensitas hujan tinggi, sehingga risiko genangan dapat diminimalisir.

Dalam kesempatan tersebut, pihak PUPR juga memberikan imbauan tegas kepada masyarakat agar tidak membuang sampah ke aliran sungai maupun saluran irigasi. Kesadaran warga dinilai menjadi kunci utama keberlanjutan fungsi infrastruktur yang telah dibangun.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Dengan kolaborasi yang baik, kita dapat mencegah kerusakan dan memastikan keberlanjutan fungsi irigasi bagi pertanian di Kabupaten Nganjuk,” kata dia.

Kegiatan normalisasi ini mendapat apresiasi positif dari warga Desa Sambirejo. Masyarakat mengaku merasa sangat terbantu dengan respon cepat pemerintah daerah dalam memelihara infrastruktur vital yang menjadi urat nadi perekonomian petani setempat. (*)

Advertisementspot_img

Populer

Poktan Masa Baru Manfaatkan Eceng Gondok sebagai Pembenah Tanah Alami

Poktan Masa Baru Manfaatkan Eceng Gondok sebagai Pembenah Tanah...

Perkuat Kolaborasi Wujudkan PSEL, Bupati Gresik Terima Kunjungan Bupati Lamongan di TPA Ngipik

GRESIK - Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menerima kunjungan...

Pemkot Probolinggo Bekali Fisik dan Spiritual Calon Jemaah Haji 1447 H

PROBOLINGGO - Pemerintah Kota Probolinggo menggelar kegiatan Napak Tilas...
Advertisementspot_img

Terbaru

Gubernur Khofifah Resmikan Gerha Majapahit dan GOR BPBD Jatim, Upaya Perkuat Logistik Kebencanaan Berbasis Sistem Digital FIFO

SIDOARJO - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan...

Kali Kebo Sumberurip Bangkit, Ubah Kerentanan Bencana Jadi Kekuatan Wisata Berbasis Edukasi

LUMAJANG - Kawasan yang dahulu identik dengan ancaman erupsi...

Martina Ayu Pratiwi, Penerima Award PWI Jatim 2026 Terpilih sebagai Atlet Terbaik Nasional

SURABAYA - Martina Ayu Pratiwi, atlet nasional cabang olahraga...

Hindari Risiko Konflik, Haji Khusus Diminta Gunakan Penerbangan Direct Flight

JAKARTA - Pemerintah mulai mengantisipasi dampak konflik Timur Tengah...

Terkait